Minggu, 14 November 2010

Pengantar Bisnis "Franchising"

PENGANTAR BISNIS
“Franchising”
        
                                                  
                                                   
Nama : Heni Afriliana Sari
                                      Kelas : 1EB12
                                      NPM : 23210233



Universitas Gunadarma
Fakultas Ekonomi
Jurusan Akutansi
Depok
2010





KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Allah SWT. Yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita, sehingga dapat menyelesaikan makalah pengantar bisnis “FRANCHISING”.Pada zaman globalisasi merupakan keadaan yang tidak bisa dihindari yang sekarang ini sedang berlangsung. Siap tidak siap, globalisasi harus dihadapi baik individu sebagai insan manusia maupun perusahaan dalam perusahaan dalam berbisnis. Globalisasi juga ditandai dengan makin ketatnya persaingan bisnis. Untuk menambah wawasan dan bersiap bersaing bisnis era globalisasi. Kita bisa mencoba untuk membuka usaha atau bisnis seperti franchising atau bisnis makanan siap saji. Dengan catatan kita harus bisa lebih kreatif dalam bisnis seperti ini.
            Saya sebagai penulis makalah ini tidak sempurna dan saya menyadari banyaknya kekurangan dalam penulisan. Harapan saya sebagai penulis, kiranya penulisan ini dapat berguna dan bermanfaat bagi pembacanya, khususnya para mahasiswa yang mengambil mata kuliah pengantar bisnis.





Depok ,   November 2010
Penulis



Heni Afriliana Sari



v




Daftar Isi



Kata pengantar                                    ………………………………………………………  v
Daftar Isi                                             ………………………………………………………  vi
BAB 1 : Pendahuluan                         ………………………………………………………    1
A.Latar Belakang Masalah                 ………………………………………………………    1
B.Tujuan Masalah                               ………………………………………………………   1
BAB 2 : Pembahasan Masalah            ………………………………………………………   2
A.Isi Masalah                                      ………………………………………………………   2
BAB 3 : Penutup                                ………………………………………………………    7
A.kesimpulan                                      ………………………………………………………    7








vi



BAB 1
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Franchise pertama kali dimulai di Amerika oleh Singer Sewing Machine Company, produsen mesin jahit Singer pada 1851. Kemudian dikenal menjadi waralaba atau franchising sebagai format bisnis (business format). Pola itu kemudian diikuti oleh perusahaan otomotif General Motor Industry yang melakukan penjualan kendaraan bermotor dengan menunjuk distributor franchise pada tahun 1898. Selanjutnya, diikuti pula oleh perusahaan-perusahaan soft drink di Amerika sebagai saluran distribusi di AS dan negara-negara lain. Sedangkan di Inggris waralaba dirintis oleh J Lyons melalui usahanya Wimpy and Golden Egg pada dekade 60an.
Pada era globalisasi seperti sekarang ini sulit mencari pekerjaan, usaha waralaba atau franchising merupakan cabang bisnis yang paling menguntungkan dan membawa manfaat yang besar termasuk membantu terbukanya lapangan pekerjaan bagi para karyawan. Misalnya rumah makan siap saji dan kios kecil. Khususnya di Indonesia, franchising berkembang pada tahun 1970-an. Sejak itulah banyak waralaba asing yang masuk ke Indonesia baik dalam perdangan barang maupun jasa.
B.     Tujuan Masalah
Tujuan dari penulisan makalah waralaba atau franchising adalah Menggambarkan perencanaan bisnis di masa depan dengan cara memahami usaha waralaba dengan baik. Memenuhi salah satu tugas pengantar bisnis. Manfaat yang dapat kita peroleh adalah menambah wawasan mengenai dunia usaha waralaba di indonesia. Serta mengerti apa itu waralaba ,Kerugian dan keuntungan waralaba, Mengetahui perkembangan waralaba di Indonesia.

1


BAB 2
PEMBAHASAN MASALAH

A.    ISI MASALAH
Waralaba adalah pengaturan bisnis dengan sistem pemberian hak pemakaian nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan kesepakatan. Dulunya, konsep waralaba muncul sejak 200 tahun Sebelum Masehi. Saat itu, seorang pengusaha Cina memperkenalkan konsep rangkaian toko untuk mendistribusikan produk makanan dengan merek tertentu. Era modern waralaba berkembang di Amerika Serikat pada 1863 yang dilakukan pengusaha mesin jahit Singer dan kemudian diikuti Coca Cola pada 1899.
Selain pengertian waralaba, perlu dijelaskan pula apa yang dimaksud dengan franchisor dan franchisee.

• Franchisor atau pemberi waralaba, adalah badan usaha atau perorangan yang memberikan hak kepada pihak lain untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimilikinya.

• Franchisee atau penerima waralaba, adalah badan usaha atau perorangan yang diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas yang dimiliki pemberi waralaba.

Di Indonesia, waralaba mulai berkembang pada 1950-an dengan munculnya dealer kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi atau menjadi agen tunggal pemilik merek.



2


Pada awal perkembangan bisnis waralaba di Indonesia, restoran cepat saji yang cukup terkenal antara lain Kentucky Fried Chicken,Pizza Hut,A&W dan lain-lain. Bukan hanya itu saja waralaba yang ada di Indonesia contohnya dalam bidang retail mini outlet seperti alfamart,indomaret dan lain-lain,sedangkan dalam pendidikan seperti LP3i,PRIMAGAMA,dan lain-lain.

Contoh gambar :

                                           






                   

            

3





Contoh waralaba yang ada di Indonesia:
Pizza Hut adalah restoran berantai dan waralaba makanan internasional yang mengkhususkan dalam pizza. Perusahaan ini didirikan pada 1958 oleh dua mahasiswa, Dan Frank Carney di Wichita, Kansas. Dia dibeli oleh PepsiCo,Inc. pada 1977. Pizza Hut sekarang ini merupakan restoran pizza berantai terbesar di dunia, dengan hampir 12.000 restoran, kios pengantaran-ambil ke luar di lebih dari 86 negara.
Pizza Hut hadir di Indonesia untuk pertama kalinya pada tahun 1984 dan merupakan restoran pizza pertama di Indonesia. Saat ini, Pizza Hut sudah dapat ditemui mudah di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Ribuan pelanggan datang untuk menikmati pizza yang telah disediakan,dari kalangan remaja,orang tua,mahasiswa serta anak-anak dapat menikmatinya. Dengan menu yang harganya mahal hingga yang ekonomis. Enerjik dan berdedikasi merupakan dua sifat yang membangun kurang lebih 1200 orang staff yang tergabung dalam tim pelayanan Pizza Hut, karena memberikan pelayanan yang terbaik bagi setiap pelanggan adalah tujuan utama kami.
Seseorang yang tertarik dengan peluang bisnis waralaba biasanya wajib membeli lisensi atau izin penggunaan nama yang disebut initial fee atau franchise fee. Selain berhak menggunakan nama dagang, sebagai imbalan, pembeli mendapat pengetahuan sistem bisnis serta pelatihan karyawan yang sama dengan pihak yang mengeluarkan lisensi. Pembeli lisensi juga harus membayar royalti dari persentase penjualan.
Jenis waralaba dapat dibagi menjadi dua:
§  Waralaba luar negeri, cenderung lebih disukai karena sistemnya lebih jelas, merek sudah diterima diberbagai dunia, dan dirasakan lebih bergengsi.
§  Waralaba dalam negeri, juga menjadi salah satu pilihan investasi untuk orang-orang yang ingin cepat menjadi pengusaha tetapi tidak memiliki pengetahuan cukup piranti awal dan kelanjutan usaha ini yang disediakan oleh pemilik waralaba.

4



Kerugian usaha Franchise:
  1. Kewenangan outlet di tangan Franchisee (kalau terlalu banyak ide merepotkan Franchisor)
  2. Perlu perubahan paradigma (paradigm shift) atas materi yang dijual
  3. Untuk membentuk sistem yang baku, perlu adanya proses yang lebih birokratis

Keuntungan Sistem Franchise:
  1. Percepatan perluasan usaha, dengan modal relatif rendah
  2. Efisiensi dalam meraih target pasar melalui promosi bersama
  3. Terbentuknya kekuatan ekonomi dalam jaringan distribusi
  4. Menggantikan kebutuhan personel Franchisor dengan para operator milik Franchisee (slim organization)
  5. Pemilik outlet bermotivasi tinggi karena menyangkut pengembalian investasi dan keuntungan usaha

Penyebab kegagalan:
  1. Franchisor serakah memungut franchise fee
  2. Monitoring yang lemah
  3. Kesalahan merekrut franchisee
  4. Kelemahan pada divisi R&D
  5. Perjanjian yang tidak tegas dan jelas
  6. Sistem operasional yang terlalu rumit.


5



Secara umum, tipe-tipe waralaba (franchising) dibedakan menjadi empat kategori besar, yaitu :
a.       Product franchising (trade-name franchising)
b.      Manufacturing franchising (product – distribution franchising)
c.       Business – format franchising (pure/comprehensive franchising)
d.      Franchising pribadi


Beberapa Penyebab Kegagalan Frenchisor:
·         Uji coba yang tidak memadai
·         Penyeleksian Franchise secara sembrono
·         Pembuatan struktur yang buruk
·         Franchise kekurangan modal
·         Franchisor menjalankan bisnisnya dengan buruk






6


BAB 3
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Franchise adalah suatu pola kemitraan usaha antara perusahaan yang memiliki merek dagang dikenal dan sistem manajemen, keuangan dan pemasaran yang telah mantap, disebut Franchisor, dengan perusahaan/individu yang memanfaatkan atau menggunakan merek dan sistem milik Franchisor, disebut Franchisee. Waralaba juga dapat memperbaiki perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan khususnya di Indonesia.












7

Sabtu, 30 Oktober 2010

link gunadarma

Http://studentsite.gunadarma.ac.id
Situs studentsite gunadarama adalah layanan web untuk mahasiswa gunadarma yg aktif fungsi studentsite ini ialah mendapatkan informasi  Universitas gunadarma seperti melihat jadwal mata kuliah,rangkuman nilai dll.

Http://baak.gunadarma.ac.id
Situs yang menangani segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar dan administrasi akademik bagi seluruh mahasiswa Universitas Gunadarma kelebihan situs ini mahasiswa dapat melihat jadwal perkuliahan sesuai dengan kelas masing-masing dan mahasiswa dapat melihat informasi dengan cepat dan tidak perlu datang ke kampus untuk melihat informasi tersebut.

http://wartawarga.gunadarma.ac.id
Situs ini berisikan tentang tulisan-tulisan yang ditulis oleh mahasiswa atau dosen.
Kelebihan : disini kita dapat melihat berbagai macam tulisan dan mengomentari tulisan-tulisan tersebut sesuai dengan kategorinya masing-masing.

Http://career.gunadarma.ac.id
Situs ini berfungsi mempermudah bagi mahasiswa yang telah lulus untuk mempermudah mencari pekerjaan. 






Minggu, 24 Oktober 2010

pengantar bisnis "mengapa kita harus berbisnis"

PENGANTAR BISNIS
“MENGAPA KITA HARUS BERBISNIS”





                Nama : Heni Afriliana Sari
                Kelas : 1EB12
                NPM : 23210233




Universitas Gunadarma
Depok
2010





Kata Pengantar


    Globalisasi merupakan keadaan yang tidak bisa dihindari yang sekarang ini sedang berlangsung. Siap tidak siap, globalisasi harus dihadapi baik individu sebagai insan manusia maupun perusahaan dalam perusahaan dalam berbisnis. Globalisasi juga ditandai dengan makin ketatnya persaingan bisnis. Untuk menambah wawasan dan bersiap bersaing bisnis era globalisasi.
    Harapan saya,kiranya penulisan ini dapat berguna dan bermanfaat bagi pembacanya, khususnya para mahasiswa yang mengambil mata kuliah pengantar bisnis.






Depok , oktober 2010



Penulis







v
Daftar Isi



Kata pengantar     .……………………………………………………………………......  v
Daftar Isi          ………………………………………………………………………...  vi
Bisnis itu penting      .………………………………………………………………………..  1
Pendahuluan         .………………………………………………………………………..  1
Latarbelakang         .………………………………………………………………………..  1
Tujuan masalah     .………………………………………………………………………..  2
Pembahasan         .………………………………………………………………………..  3
Isi            .………………………………………………………………………..  3



















“Bisnis Itu Penting”
I.    Pendahuluan
I.1.   Latar belakang masalah
Pada zaman sekarang ini cepatnya perkembangan teknologi saat ini seperti penggunaan internet sebagai media untuk promosi dan perdagangan sangat mempengaruhi pola berfikir dan sikap perilaku masyarakat Indonesia pada umumnya dan para perusahaan pada khususnya.  Semakin mudahnya mendapatkan akses ke jaringan internet juga merupakan salah satu faktor yang memicu perkembangan dunia bisnis melalui internet.
    Saat ini apabila kita perhatikan cukup banyak pihak ( mulai dari perusahaan perseorangan sampai perusahaan besar ) yang mencoba untuk memasarkan barang atau jasa yang mereka produksi melalui internet.  Hal ini tak dapat disalahkan mengingat internet memang membuka serta menawarkan peluang dan kesempatan yang sangat luas untuk memasarkan produk yang mereka miliki.
    Saat ini kita mengalami zaman globalisasi bukan hanya perusahaan yang memasarkan produk mereka melalui internet tetapi para usia muda yang sudah mulai belajar berbisnis melalui penggunaan internet meskipun yang mereka pasarkan masih dalam situs jejaring teman belum dalam situs yang lebih luas seperti membuat website sendiri.  Umumnya bentuk promosi yang mereka lakukan adalah dari teman ke teman saja, hal ini sangat baik mengingat usia muda saat ini sudah ingin mulai belajar untuk berbisnis walaupun hanya dari teman ke teman saja belum mencakup ke masyarakat luas. Karena untuk memotivasi mereka belajar berbisnis di usia muda. Pada zaman sekarang ini agak sulit, karena yang mereka pikirkan hanyalah waktu bermalas-malasan saja yang sudah menjadi penyakit yans sulit dihilangkan dari para usia muda. Mereka  tidak melihat waktu kedepannya dampak positif yang mereka dapat apabila di usia muda sekarang ini sudah bisa untuk berbisnis.  Banyak sekali yang akan mereka dapatkan terutama pengalaman yang akan membantu mereka apabila ingin berbisnis di usia yang sudah tidak muda lagi,dan itu juga akan membuat mereka tidak canggung untuk memasarkan produk mereka ke masyarakat luas nantinya karena mereka sebelumnya sudah belajar untuk berbisnis di usia muda. Selain itu juga mereka bisa mengetahui dunia bisnis dan bagaimana cara yang baik untuk memasarkan produknya, produk yang baik dan yang diinginkan masyarakat.


1
Tetapi kalau mereka tidak termotivasi untuk belajar bisnis di usia muda sekarang ini mereka akan mengalami kesulitan apabila ingin melakukan bisnis nantinya karena mereka tidak mempunyai pengalaman untuk berbisnis,mereka juga tidak mengetahui cara yang baik untuk memasarkan produk mereka, tidak mengetahui produk yang baik dan yang diinginkan masyarakat luas,sehingga produk yang mereka pasarkan tidak menutup kemungkinan tidak laku di pasaran.

    Gambaran di atas menyimpulkan bahwa dengan belajar berbisnis di usia muda itu akan mendapatkan hal positif yang akan didapat apabila hati kita sudah tergerak untuk melakukan hal seperti itu,dan untuk kedepannya mungkin akan berjalan dengan lancar apabila mereka yang sudah melakukan hal itu ingin membuka usaha bisnis berupa barang atau jasa.
    Berdasarkan alasan-alasan dan kondisi tersebut di atas,penulis tergerak dalam penulisan makalah ini untuk bisa membuat para usia muda sadar akan manfaat yang didapat apabila mereka ingin belajar unutk berbisnis sejak dini. Berdasarkan latar belakang itulah ingin dibuat penulisan makalah dengan judul “PERLUKAH BELAJAR BISNIS DI USIA MUDA’’.

I.2.   Tujuan Masalah
    Agar generasi muda sekarang ini bisa belajar berbisnis,dan apabila usia mereka sudah tidak relatif muda lagi mereka sudah bisa mengetahui dunia bisnis dan bagaimana cara yang baik untuk memasarkan produknya, produk yang baik dan yang diinginkan masyarakat. Dan tujuan lainnya :
1.    Mencari keuntungan/profit
2.    Mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan
3.    Pertumbuhan perusahaan,dan
4.    Tanggungjawab sosial.





2

II.    Pembahasan
II.1.   Isi
    Bisnis adalah usaha perdagangan yang di lakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Pelaku bisnis harus mampu memadukan 4 macam sumber daya yaitu :
1.    Sumber daya manusia.
2.    Sumber daya materi.
3.    Sumber daya keuangan .
4.    Sumber daya informasi.

Bentuk dasar kepemilikan bisnis:
Perusahaan perseorangan, persekutuan, perseroan, koperasi.
Karakteristik Sistem Bisnis :

•    Kompleksitas & keanekaragaman
•    Saling ketergantungan
•    Perubahan daninovasi

Fungsi bisnis dilihat dari kepentingan mikroekonomi dan makroekonomi :

1.Fungsi MikroBisnis

Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung
•    Pekerja/ Karyawan
Pekerja menginginkan gaji yang layak dari hasil kerjanya sementara manajer menginginkan kinerja yang tinggi yang ditunjukkan besarnya omzet penjualan dan laba.


3
•    Dewan Komisaris
Memantau kegiatan dan mengawasi manajemen, memastikan kegiatan akan berjalan mencapai tujuan
•    Pemegang Saham
Pemegang saham memiliki kepentingan dan tanggungjawab tertentu terhadap perusahaan
2.Fungsi Makro Bisnis
Kontribusi terhadap pihak yang terlibat secara tidak langsung
•    Masyarakat sekitar perusahaan
Memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan
•    Bangsa dan Negara
Tanggungjawab kepada bangsa dan Negara yang di wujudkan dalam bentuk kewajiban membayar pajak.
Dengan memahami bagaimana cara kerja berbisnis, akan lebih memudahkan orang untuk melakukan bisnis dalam menggapai keberhasilan. Secara umum ada 5 (lima) alasan penting auntuk belajar tentang berbisnis, yaitu:
1.    Adanya saling ketergantungan baik secara individual maupun secara negara. Maksudnya hamper semua orang tergantung dengan orang lain, baik pada zaman dahulu yang di kenal dengan barter untuk memenuhi kebutuhannya. Saling ketergantungan ini semakin meningkat seiring dengan perkembangan zaman dan pertumbuhan manusia.
2.    Adanya peluang internasional. Meningkatnya globalisasi dalam dunia bisnis telah membuka peluang bisnis bagi yang belum pernah berbisnis. Era baru dunia bisnis dalam pasar internasional memerlukan pemimpin bisnis yang tahu bagaimana mengoprasikan dan melanjutkan usahanya. Untuk itu kita perlu mengetahui fungsi-fungsi bisnis.
3.    Usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan standar hidup. Maksudnya standar hidup adalah suatu ukuran tentang seberapa baik seseorang dapat memuaskan kebutuhan dan keinginannya. Perkembangan teknologi dan kemampuan suatu perusahan mengantisipasi kebutuhan manusia diantaranya juga mampu mengubah standar hidup seseorang.

4
4.    Adanya perubahan. Bisnis memiliki sifat dinamis atau selalu berubah. Mengetahui hal-hal yang dapat diperkirakan maupun yang tidak dapat lebih mudah,lebih efisien dan dapat memahami bisnis.
5.    Mencegah kesalahpahaman. Dalam memahami bisnis kita juga dapat mencegah kesalahpahaman, terutama informasi.
Lingkungan bisnis :
•    Lingkungan intern (memberikan pengaruh langsung kepada kegiatan bisnis) yaitu: pemerintah,pesaing,konsumen,asosiasi dagang,supplier dan serikat pekerja.
•    Lingkungan ektern (memberikan pengaruh tidak langsung terhadap kegiatan bisnis) yaitu : dunia internasional,ekonomi,social budaya dan politik.

Manusia merupakan inti dari kita untuk berbisnis. Bisnis membutuhkan orang sebagai pemilik,manajer, pekerja, dan konsumen. Manusia sangat diperlukan dalam berbisnis untuk memproduksi barang dan jasa serta menciptakan pekerjaan. Bisnis mungkin beroperasi secara berbeda dan tujuan bisnis juga berbeda,namun elemen universal dalam semua aktivitas bisnis manusia.
Rencana bisnis dikembangkan dengan fokus kepada pemegang kepentingan (stockeholders). Khususnya,rencana ini mengutarakan bagaimana ide bisnis ini akan memanfaatkan karyawan,pemasok dan kreditor serta bagaimana ia akan memuaskan pelanggann dan pemilik bisnis. Oleh karena itu, ide bisnis melibatkan dalam mengelola penggunaan sumber dana,ide pemasaran. Rencana bisnis yang lengkap biasanya termasuk suatu penaksiran lingkungan bisnis, rencana pemasaran, dan rencana keuangan.
•    Peluang bisnis
Peluang usaha dan peluang bisnis ini kami sajikan untuk Anda yang ingin memulai dan mengembangkan bisnis. beberapa peluang usaha saat ini antara lain :
o    Peluang usaha produksi kripik singkong.
o    Peluang usaha produksi kopi bubuk.
o    Peluang usaha produksi kerajinan tangan.
o    Peluang bisnis bandeng presto.
o    Peluang usaha pupuk singkong.




5
•    Etika dalam berbisnis
Bisnis memiliki etika bisnis,sedangkan pengertian etika bisnis merupakan sesuatu yang makin lama akan makin penting peranannya di dalam masyarakat kita oleh karena proses modernisasi akan berlangsnung makin cepat dan makin merata.
Etika bisnis adalah etika yang menyangkut tata pergaulan di dalam kegiatan-kegiatan bisnis. Menurut etika bisnis yang terutama, yaitu :
1.    Kejujuran : mengatakan dan berbuat yang benar, menjunjung tinggi kebenaran.
2.    Ketetapan : janjinya selalu tepat waktu,tempat, dan syarat.
3.    Loyalitas : setia kepada janjinya sendiri,setia kepada siapa saja yang dijanjikan kesetiaannya klien ,relasi, bawahan dll.
4.    Disiplin : menaati peraturan,prosedur,dan teknologi yang telah ditetapkan.

Cara-cara mempertahankan standar etika berbisnis, adalah:
1.    Ciptakan kepercayaan perusahaan.
2.    Kembangkan kode etik
3.    Jalankan kode etik secara adil dan konsisten.
4.    Lingdungi hak perorangan.
5.    Adakan pelatihan etika.
6.    Lakukan audit etika secara periodik.
7.    Pertahankan standar yang tinggi tentang tingkah laku,jangan hanya aturan.
8.    Hindari contoh etika yang tercela setiap saat.
9.    Ciptakan budaya yang menekankan komunikasi dua arah.
10.    Libatkan karyawan dalam mempertahankan standar etika.

Ciri-ciri orang yang sukses berbisnis adalah :
1.    Percaya diri
2.    Memiliki day intuisi yang tajam.
3.    Berorientasi pada tugas dan hasil.
4.    Berani mengambil resiko.
5.    Sikap tnggap.
6.    Berorientasi ke masa depan.


6

•    Strategi bisnis
Strategi yang diterapkan dalam berbisnis, yaitu:
1. Memahami posisi bisnis Anda sekarang
Lakukan pengamatan bisnis secara internal maupun eksternal, yang terjadi hingga hari ini, seperti kinerja keuangan, kepuasan pelanggan, staf penjualan, tren pemasaran dan penjualan, konversi, produktivitas dan lain sebagainya. Lihatlah pada kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang terkait dengan bisnis Anda. Pahami dengan baik strategi bisnis menjual yang unik dan ideal untuk pelanggan.
Pahami juga lingkungan bisnis, pesaing dan pasar yang Anda bidik. Apakah pangsa pasar Anda, bagaimana Anda mengharapkan pertumbuhan pasar, dan perubahan apa yang terjadi di pasar. Perhatikan juga tren politik, ekonomi, sosial dan teknologi yang bisa berdampak pada bisnis Anda. Penting bagi Anda untuk bersikap realistis, kritis dan obyektif dalam melakukan analisis ini.
2. Tujuan bisnis jangka panjang
Tentukan visi jangka panjang untuk bisnis Anda dan identifikasi apa yang ingin dicapai dalam waktu 5 hingga 10 tahun atau periode yang Anda pilih. Anda mungkin ingin meningkatkan penjualan dan keuntungan sebesar 10%, untuk menciptakan nilai dalam bisnis Anda, sehingga Anda dapat menjual untuk jumlah tertentu atau mungkin ingin menjaga bisnis Anda pada kondisi sekarang.
Jika Anda menginginkan pertumbuhan, mungkin strategi bisnis Anda meningkatkan pangsa pasar, memperluas jangkauan produk, investasi di bidang teknologi, mendapatkan investasi, mengubah struktur bisnis. Melihat kemana arah tujuan bisnis adalah sebuah kesempatan untuk menantang status quo dari bisnis Anda, melangkah di luar kebiasaan dan berpikir kreatif.
7
3. Cara menuju kesana
Strategi bisnis selanjutnya, identifikasi bagaimana Anda akan meraihnya. Perhatikan pada setiap bidang bisnis Anda, tentukan perubahan apa yang perlu dilakukan untuk mencapai visi jangka panjang. Tentukan cara terbaik dalam melaksanakan perubahan. Buat rencana aksi apa yang harus Anda lakukan dan kapan. Terakhir, mulai terapkan rencana aksi Anda.
4. Review strategi Anda secara berkala
Tinjau strategi jangka panjang secara rutin untuk memastikan apakah rencana itu masih relevan atau tidak. Memiliki pemikiran yang baik melalui strategi bisnis jangka panjang akan memberikan Anda dan bisnis Anda berjalan lebih fokus dan terarah. Ini akan membantu Anda secara signifikan dengan perencanaan bisnis, manajemen waktu dan menjalankan bisnis Anda dari hari ke hari.
    Banyak orang bisnisnya mengalami kegagalan,diantaranya ada 3 (tiga) penyebab kegagalan itu terjadi, yaitu :
1.    Masuknya ke dalam bisnis terlalu cepat. Kebanyakan orang terjun ke dalam suatu pekerjaan baru yang mengandung resiko terlalu tergesa-gesa, tanpa melakukan perencanaan yang mendalam.
2.    Kehabisan uang. Jika anda tidak dapat menyelaraskan daftar gaji atau membayar rekening-rekening anda, anda akan mengalami kebangkrutan dalam usaha anda. Maka dari itu, perencanaan keuangan yang realistis merupakan hal yang sangat penting.
3.    Kesalahan perencanaan. Perencanaan yang gagal jelas merupakan suatu kesalahan. Rencana bisnis yang terperinci mendorong wiraswastawan untuk berfikir ke depannya,merefleksikan,dan memutuskan bagaimana agar maju. Rencana bisnis ini harus secara tertulis.


8
Teknologi dalam Bisnis
Banyak dari bisnis yang berhasil akhir-akhir ini memerlukan tingkat teknologi tinggi,dana yang besar, atau keduanya. Teknologi telah memberikan kontribusi dalam keberhasilan banyak bisnis dalam tahun terakhir ini. Penggunaan komputer untuk memudahkan informasi antardepartemen dalam suatu perusahaan dan penggunaan internet untuk transfer informasi mengenai proses produksi suatu perusahaan. Penggunaan sistem informasi untuk selalu memperbaharui dan menganalisa sistem informasi tentang operasinya. Mempergunakan internet untuk memberikan informasi pada pelanggan mengenai acara yang akan diadakan perusahaan dengan pemasoknya lewat internet.
Internet juga mempunyai dampak penting dalam cara bisnis yang satu melayani bisnis yang lainnya. Membuka tender on line  dapat memudahkan perusahaan dapat mempromosikan barang atau jasanya kepada para konsumen.











9


PENUTUP
4.1    Kesimpulan
1)    Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi)  yang  menciptakan nilai melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.
2)    Pengertian bisnis bukanlah seberapa dalam mengetahui tentang bisnis, namun yang terpenting action yang dapat dilakukan. Terbukti banyak sekali orang sukses yang secara teori, mereka agak kesulitan untuk menjelaskan apa itu pengertian bisnis. Tetapi ketika praktik mereka bisa menjadi seorang yang luar bisa dalam aksinya bahkan jauh melebihi teori-teori yang pernah dijelaskan dalam bangku kuliah sekalipun.
3)    Makin tinggi keuntungan yan diharapkan akan makin besar pula risiko yang dihadapi bisnis perusahaan.
4)    Dalam berbisnis kebutuhan konsumen amat sangat dibutuhkan sebab dari terpenuhinya kebutuhan konsumen akan menyebabkan keuntungan yang berlipat.